• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Upaya untuk memberantas perjudian di wilayah kabupaten HST terus dilakukan oleh Polres HST beserta Jajarannya dengan menindak para pelaku perjudian. Kali ini giat dari Sat Reskrim yakni Unit Buser melakukan penangkapan terhadap pelaku judi togel, Kamis (3/5/2018) sekitar jam 16.00 Wita.

“Ini merupakan salah satu upaya dari Polres HST untuk memberatas perjudian dengan melakukan giat penangkapan terhadap satu orang pelaku judi togel” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial AD (36) warga Desa Banua Kupang Rt. 003/002 Kec. Labuan Amas Utara Kab. Hulu Sungai Tengah. Penangkapan pelaku berawal pada saat petugas dari Polres HST mendapatkan informasi masyarakat bahwa di Desa Banua Kupang sering terjadi transaksi jual beli togel online.

“Warga mengeluhkan adanya judi togel di Desa Banua Kupang, makanya petugas segera melakukan penyelidikan didaerah tersebut” jelas Sabana Atmojo.

Menanggapi laporan dari masyarakat tersebut, Unit Buser Polres HST segera melakukan penyelidikan di sekitar Desa Banua Kupang. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap AD yang saat itu sedang berada didalam rumahnya.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap pelaku dan berhasil menemukan barang bukti berupa satu buah Hp Nokia warna hitam, satu buah Hp Lenovo warna hitam, satu buah Hp Xiaomi warna rose gold, satu buah buku yang berisikan angka tebakan togel, satu buah kartu ATM BRI dan uang tunai sebesar Rp. 529.000,- (lima ratus dua puluh sembilan ribu rupiah) yang diduga uang setoran pemesanan angka togel. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres HST guna proses sesuai hukum yang berlaku.

“Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa buku rekapan togel, tiga buah HP dan uang setoran pemesanan angka togel” lanjut Kapolres.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 303 Jo 303 Bis KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara” tegas Kapolres Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.