• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Tangkap 3 Calo Penumpang, Tim Resmob Polres HST Dapat Pelaku Sajam

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 22 November 2018 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di kabupaten Hulu Sungai Tengah, maka Polres Hulu Sungai Tengah memberantas segala bentuk penyakit masyarakat. Seperti giat yang dilakukan oleh Tim Resmob Polres HST yakni menangkap satu orang pelaku pembawa senjata tajam tanpa izin, Selasa (20/11/2018) sekitar jam 14.30 Wita.

Pelaku berinisial AK (39) warga Jalan M. Ramli  Rt. 014 Rw. 004  Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah. AK ditangkap petugas saat sedang melakukan pungutan liar kepada supir angkutan (calo) di pinggir jalan murakata No.4, Kel. Barabai Barat Kec. Barabai atau lebih tepatnya di depan rumah sakit H. Damanhuri Barabai.

Kronologis penangkapan pelaku berawal saat petugas dari Unit Resmob Polres HST sedang melaksanakan kegiatan patroli dan ketika melintas di sekitar depan rumah sakit H. Damanhuri Barabai, petugas melihat 3 orang calo yang sedang melakukan pungli kepada para supir angkutan.

“Siang kemarin anggota dari dari Unit Resmob sedang melakukan patroli dan melakukan penggeledahan serta pemeriksaan terhadap tiga orang yang berprofesi sebagai calo dan sering melakukan pungli kepada para supir angkutan di depan rumah sakit H. Damanhuri Barabai.” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Petugas pun segera melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang tersebut dan dilanjutkan dengan penggeledahan badan. Spontan karena melihat kedatangan petugas, salah satu dari ketiga calo tersebut yakni AK, berusaha membuang satu bilah senjata tajam jenis pisau penusuk lengkap dengan kompangnya.

Ketika ditanya oleh petugas tentang kepemilikan senjata tajam tersebut, pelaku tidak dapat menunjukan izin membawa senjata tajam dari pihak yang berwajib. Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres HST untuk proses hukum selanjutnya.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku AK berusaha membuang barang bukti berupa senjata tajam jenis penusuk.” lanjut Sabana Atmojo.

“Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau penusuk lengkap dengan kompangnya yang terbuat dari kayu warna coklat dengan panjang besi 18,1 (delapan  belas koma satu ) cm, lebar besi 2 (dua) cm,  panjang hulu 8 (delapan) cm, dan panjang kompang 18,5 (delapan belas koma lima) cm.” ungkap Sabana Atmojo.

Sesampainya di Polres HST, pelaku AK akan dilakukan proses penyidikan karena telah membawa senjata tajam jenis pisau penusuk tanpa ijin dari pihak yang berwenang. Sedangkan 2 orang rekannya dilakukan pembinaan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarganya.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K M.H juga menghimbau kepada masyarakat jika keluar agar tidak membawa senjata tajam karena malanggar hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) UU. Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Penulis : Muhammad Husaini

Editor : Guntur Wahyudi

Publish : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres HST, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.