• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

 

Polres Hulu Sungai Tengah, Dalam rangka menciptakan situasi kondusif serta memberantas perjudian di wilayah kabupaten HST, maka Tim Buser Polres HST terus melakukan giat, hal ini terbukti dengan tertangkapnya salah satu pelaku perjudian togel, Minggu (4/3/2018) sekitar jam 23.00 Wita.

“Kemarin Sat Reskrim melaksanakan giat penindakan terhadap pelaku perjudian dengan hasil tertangkapnya dua orang pelaku judi togel” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial NR, 45 Th, Wiraswasta, Alamat Desa Banua Hanyar Rt. 007 / 003 Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah dan ML, 51 Th, PNS, Alamat Desa Durian Gantang Rt. 002 / 001 Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah. Penangkapan para pelaku berawal pada saat petugas dari Polres HST mendapatkan informasi masyarakat bahwa di Desa Banua Hanyar Rt. 007 / 003 (tepatnya didalam rumah tersangka atas nama NR) Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah sering terjadi jual beli nomor togel.

“Hal ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengeluhkan bahwa Desa Banua Hanyar Rt. 007 / 003 (tepatnya didalam rumah tersangka atas nama NR) Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah sering terjadi jual beli nomor togel” jelas Sabana.

Tidak menyia – nyiakan informasi tersebut, Tim Buser Polres HST segera melakukan penyelidikan di sekitar Desa Banua Hanyar Rt. 007 / 003 Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap pelaku  NR dan temannya ML.

Kemudian dilakukan penggeledahan badan / pakaian dan tempat tinggal  terhadap para pelaku, dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa uang tunai Rp. 80.000,- (delapan puluh ribu rupiah), 1 (satu) buah kartu ATM Bank Mandiri, 1 (satu) buah handphone merk Samsung warna putih, 1 (satu) buah handphone merk Samsung warna ungu, 1 (satu) buah handphone merk Samsung warna hitam, 1 (satu) buah buku yang bertuliskan angka  angka dan 1 (satu) lembar kertas yang bertuliskan angka  angka. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres HST guna proses sesuai hukum yang berlaku.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 303 Jo 303 Bis KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara” tegas Kapolres Sabana.

 

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

 

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.