• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, Bertempat di Auditorium Pemkab Hulu Sungai Tengah telah dilaksanakan Rapat Koordinasi mengenai Penanggulangan Bencana Alam Banjir, Tanah longsor dan Angin Puting Beliung, Selasa (7/1/2020) pukul 10.00 Wita

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati HST Drs. H.A. Chairansyah, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, S.I.K., Asisten I Pemkab. HST Ainur Rafiq, Plh BPBD Kab. HST Budi Hariyanto, S.E., M.M. Dandim 1002 Barabai yang diwakili Pasiter Kapten Inf. Alif, Danyon 621 Manuntung Barabai yang diwakili Wadanyon Mayor Inf. Doni Serudi Harles Pasaribu, Kajari HST yang diwakili Kasi Intel Syarifudin, Kabagops, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasat Lantas Polres HST, Forkopimca Kab.HST, Para BUMN Kab. HST, Tagana, Balakar dan Orari Kab. HST.

Dalam acara tersebut Plh BPBD Kab. HST menyampaikan dalam menetapkan status siaga artinya penetapan berdasarkan Perka BNPB diawali kebencanaan itu dari penetapan status siaga di zonasi atau di daerah local area tersebut yang kedua memantapkan koordinasi dan komunikasi.

“Apabila terjadi dari penetapan status untuk akan menjadi tanggap darurat pada masa kritis. Elemen-elemen steakholder terkait yang ada di Kabupaten Bupati Hulu sungai Tengah untuk melakukan langkah-langkah dalam penanggulangan bencana pertolongan dan tindakan besar dan keputusan yang lainnya apabila terjadi bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung,” ucapnya.

“Penyerahan bantuan hari ini pada korban bencana kebakaran pemukiman berdasarkan surat keputusan Bupati Nomor 228 kabupaten Hulu sungai Tengah. Adapun pemberian bantuan ini diberikan kepada 9 kepala keluarga yang berada di 10 desa dan 6 kecamatan dengan total bantuan biaya 55 juta,” jelasnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan kepada korban kebakaran keluarga 9 KK dengan total biaya 55 juta rupiah yang di wakili oleh perwakilan secara simbolis oleh Bupati HST kepada Ibu Aisyah dan Ibu Arsiah.

Pada sambutannya, Bupati HST Drs. H.A. Chairansyah menyampaikan bahwa penanggulangan bencana bukan saja kewajiban pemerintah saja melainkan para steak holder terkait, pelaku usaha dan masyarakat.

“Di tahun 2019 kita bisa dan berhasil dalam menanggulangi bencana karhutla dan alhamdullilah sudah berakhir sekarang ini kita antisipasi menghadapi kepada musibah/bencana banjir karena intensitas curah hujan yang cukup tinggi ada beberapa titik yang rawan terjadi banjir yaitu daerah Desa Pajukungan Kec. Barabai, Desa Jaranih dan Desa Masiraan Kec. Pandawan sedangkan daerah Kec. LAU yaitu Desa Pahalatan,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan kegiatan rapat yang dipimpin Asisten I Pemkab. HST  Ainur Rafiq berupa penyampaian dari peserta rapat antara lain dari Kabagops Polres HST, Pasiter Kodim 1002 Barabai, Perwakilan Tagana HST, dan perwakilan Camat.

Dari hasil rapat tersebut antara lain :

1. Segera diterbitkan SK Bupati HST berupa Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kab.HST dari tanggal 07 Januari 2020 s/d 07 Maret 2020 dengan catatan melihat kondisi alam bisa diperpanjang atau diperpendek.

2. Pembentukan Posko Terpadu Siaga Bencana Kab. HST dari tanggal 07 Januari 2020 s/d 07 Pebruari 2020 bertempat di halaman Kantor BPBD Kab. HST di Desa Bangkal Durian Gantang Kec. Labuan Amas Selatan.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Danang Widaryanto, S.I.K.