• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Pengedar Sabu di Desa Binjai Pirua Berhasil Ditangkap

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 4 Januari 2019 0 komentar

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, Upaya pemberantasannya Narkoba terus dilaksanakan oleh Polres Hulu Sungai Tengah (HST) dengan terus melaksanakan sosialisasi maupun penangkapan terhadap para pelaku narkoba di kabupaten HST.

Seperti giat Sat Res Narkoba Polres HST yang berhasil melakukan penangkapan terhadap satu orang pengedar narkoba jenis sabu, Kamis (3/1/2019) pukul 16.00 Wita.

Pelaku berinisial MY (25) warga Desa sungai buluh Rt. 03 Rw. 02 Kec. Labuan Amas Utara Kab. Hulu Sungai Tengah. Pelaku ditangkap petugas ketika sedang mengantarkan pesanan sabu.

“Ini merupakan salah satu upaya Polres HST dalam memberantas peredaran narkoba di HST, kemarin sore Sat Res Narkoba melakukan giat penangkapan terhadap pelaku narkoba jenis sabu – sabu” ujar Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Penangkapan pelaku berawal bermula saat anggota sat narkoba mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di Desa Binjai Pirua sering terjadi transaksi narkoba. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku MY. Petugas juga berhasil menemukan barang bukti berupa 1 paket sabu di bok depan sepeda motor Honda Vario warna hijau DA 6881 WO yang digunakan oleh pelaku saat dilakukan penangkapan.

“Penangkapan terhadap pelaku merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang peredaran narkoba yang terjadi di Desa Binjai Pirua Kecamatan Labuan Amas Utara.” jelas alumni Akpol 1999 itu.

Selain itu petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah handphone merk Vivo warna emas yang digunakan pelaku sebagai sarana untuk bertransaksi. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres HST guna penyidikan lebih lanjut.

“Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat 0,62 gram, satu buah handphone dan sepeda motor Honda Vario” kata Sabana Atmojo.

“Pelaku dapat dijerat dengan pasal 114 sub pasal 112 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara paling lama 20 tahun” jelas Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.