• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, SD (25) warga Desa Pandanu Kec. Haruyan Kab. Hulu Sungai Tengah mengamuk dan membawa sebilah parang. Karena meresahkan masyarakat sekitar, maka warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Labuan Amas Selatan, Selasa (18/12/2018) pukul 16.30 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Kepolisian Sektor LAS mendatangi TKP. Sesampainnya disana, pelaku berinisial SD (25) warga Desa Pandanu Kec. Haruyan Kab. Hulu Sungai Tengah melarikan diri ke areal persawahaan.

Namun dengan sigap, petugas berhasil menangkap pelaku yang saat itu masih membawa sebilah parang. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek LAS untuk dilakukan proses  lebih lanjut.

“Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa 1 ( satu ) bilah senjata tajam jenis parang panjang besi 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) cm, panjang hulu 12 (dua belas) cm” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K. M.H.

“Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.” lanjut Kapolres Sabana Atmojo.

 

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.