• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Kompak Bawa Senjata Tajam, Dua Remaja Ditangkap Unit Buser Polres HST

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 17 Februari 2019 0 komentar

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, Dalam rangka menciptkan situasi yang kondusif di wilayah kabupaten Hulu Sungai Tengah, maka Sat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah menggelar giat penindakan terhadap para pelaku penyakit masyarakat. Kali ini Unit Buser Polres HST berhasil menangkap 2 orang remaja yang membawa sejata tajam di Desa Panggung Kec. Haruyan Kab. Hulu Sungai Tengah, Jumat (15/2/2019) pukul 22.00 Wita.

Kedua pelaku masing – masing berinisial IY (21) warga Jalan Brigjen H. Hasan Basri RT. 001 RW. 001 Desa Danau Ceramin Kec. Amuntai Tengah Kab . Hulu Sungai Utara dan ZH (21) warga Paring Agung RT. 003 RW. 002 Desa Paring Agung Kec. Sungai Raya Kab . Hulu Sungai Selatan.

Kronologis penangkapan kedua pelaku berawal saat anggota Buser Polres Hulu Sungai Tengah melaksanakan giat di daerah kecamatan Haruyan. Tidak lama kemudian melintaslah kedua pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas dihadapan petugas, terlihat pelaku IY sedang memegang satu buah parang. Petugaspun segera menghentikan sepeda motor yang dikendarai pelaku. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan badan dan menemukan satu buah pisau penusuk yang diselipkan dipinggang pelaku ZH.

Ketika diinterogasi oleh petugas perihal surat kepemilikan senjata tajam, kedua pelaku tidak dapat menunjukkannnya. Untuk mempertanggungjawabkan atas kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres HST guna proses penyidikan lebih lanjut.

Ketika dikonfirmasi terkait penangkapan kedua pelaku, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. membenarkannya dan mengatakan, “Barang bukti pelaku IY berupa senjata tajam jenis parang dengan panjang besi 68 cm, lebar besi 4 cm, panjang gagang 17,5 cm  lengkap dengan kompangnya terbuat dari kayu warna coklat dengan panjang kompang 72 cm.”

“Untuk pelaku ZH senjata tajam jenis Pisau Penusuk dengan panjang besi 15 cm, lebar besi 2 cm, panjang gagang 7.5 cm  lengkap dengan kompangnya terbuat dari kayu warna coklat  muda dengan panjang kompang 17 cm” ungkap Sabana Atmojo.

“Kedua pelaku dapat dijerat dengan pasal 2 Ayat (1) Undang – Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 karena telah melakukan tindak pidana barang siapa tanpa hak membawa, memiliki, menyimpan dan menguasai senjata tajam tanpa izin dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun” tegas Kapolres Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.