• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, bertempat di Ruang Media Center Polres Hulu Sungai Tengah telah dilaksanakan konferensi pers tindak pidana penistaan agama, Selasa (3/12/2019) pukul 13.30 Wita

Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. didampingi Kajari HST Trimo, S.H., M.H. dengan mengundang wartawan media cetak dan online Kab. Hulu Sungai Tengah.

Pelaku berinisial NS (59) warga Jl Penas Tani IV RT. 003 RW. 011 Desa Kahakan Kec. Batu Benawa Kab. HST. Adapun ajaran yang dilakukan oleh NS kepada jemaahnya diantaranya menerangkan bahwa dalam shalat Wajib maupun shalat Sunat harus menggunakan bahasa Indonesia, tidak lagi menggunakan bahasa Arab. Lafazd Dua Kalimat Sahadat dirubah atas keinginan pelaku. (Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah,dan aku bersaksi NS pesuruh Allah). Semua bacaan sholat dari awal hingga akhir memakai bahasa Indonesia.

Untuk permasalahan telah dibawa dan ditangani dalam beberapa kali Rapat PAKEM (Pengawasan Terhadap Aliran Kepercayaan Dan Keagamaan)  Kab. HST dengan menghadirkan NS, dari kesimpulan rapat tersebut menjelaskan bahwa aliran tersebut sesat. Selain itu dikelurkan Surat Rekomendasi kepada Bupati tanggal 18 Oktober 2019 agar mengeluarkan SK Pelarangan ajaran pelaku.

Pada senin pagi telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap NS dan para pengikutnya. Setelah dilakukan pemeriksaan didapat alat bukti berupa surat berupa lembaran yang diakui sebagai kitab Al – Furqon berbahasa Indonesia sebagai pegangan ajarannya. Selanjutnya penyidik melakukan Gelar Perkara dan menetapkan terlapor NS sebagai tersangka dan melakukan penangkapan serta penahanan. Kemudian melakukan penggeledahan dirumah dan pondok tempat menyebarkan ajarannya dengan barang bukti 1 buah laptop merk Toshiba warna hitam lengkap dengan chargernya, 1 buah mesin laminating merk Origin Or-330, 1 buah printer merk Pixma ip 1980 warna hitam dan 25 lembar kertas yang berlaminating yang disebut Al – Furqan.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. mengatakan, “Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak benar dan percayakan proses hukum kepada Kepolisian. Apabila ada temuan baru yang berkaitan dengan hal ini akan kami kabarkan kembali. Ssekali lagi, serahkan semuanya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.