• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, Kebakaran hutan dan lahan akan menimbulkan kerugian negara yang sangat besar, sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional dan Indonesia mendapat pandangan negatif di mata dunia, asap yang ditimbulkan dari karhutla membawa dampak terhadap kesehatan masyarakat berupa penyakit ispa akibat menghirup udara yang tidak sehat.

Dalam upaya pencegahan karhutla maka dilaksanakan Pencanangan Kampung ( Desa ) Bebas dari Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ) di Desa Hawang Kec. Limpasu Kab. HST Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (28/8/2019) pukul 10.30 Wita.

Acara tersebut dihadiri Bupati HST Drs. H. Achmad Chairansyah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Nur Rohman Zein, S.E, M.M., Ketua sementara DPRD Kab. HST H. Rahmadi / Anggota DPRD Kab. HST, Ketua Pelaksana BPBD Kab. HST H. Budi / mewakili, Kajari HST Wagiyo Santoso, S.H, M.H,/mewakili, Kepala Rutan Kelas II Barabai Agung, S.H, M.H, Ketua Pengadilan Agama H. Pahruraji, Ka Kemenag H. Saifudin, Waka Polres HST Kompol Sarjaini, Camat Limpasu, PJU Polres HST, Para Kapolsek Jajaran, Anggota Bhabinkamtibmas Polres HST, Anggota Babinsa Kodim 1002/Barabai, Anggota BPBD Kab. HST, Perwakilan Balakar Kab. HST, Anggota Manggala Agni Kab. HST, Tagana Kab. HST, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat Desa Hawang

Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah dalam rangka kesiapan, menyamakan serta menyatukan tekad untuk saling bahu membahu membantu dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan tahun 2019.

Desa Hawang Kec. Limpasu ini terpilih sebagai percontohan Kampung Bebas Karhutla mengingat seluruh warganya sadar akan kerugian yang diakibatkan oleh karhutla. Perlu diketahui bahwa Kec. Limpasu memiliki luas 77,49 km², karakteristik dari wilayah limpasu terdiri dari perkebunan dan pertanian.

Penanganan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan secara sinergi  oleh semua pihak, sesuai instruksi presiden nomor 16 tahun 2011 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan .

Menurut Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., “Masyarakat sebagai pihak yang paling dekat dengan lokasi terjadinya kebakaran lahan memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan dan juga antisipasi dini sebelum api meluas ke daerah lainnya,” ucapnya.

Siaga darurat karhutla merupakan salah satu upaya dalam rangka giat pencegahan, ditindak lanjuti dengan membentuk tim satgas posko penanggulangan karhutla tingkat kabupaten sampai dengan tingkat kecamatan, menyiapkan sarana dan prasarana berupa alat pemadam kebakaran serta alat alat lainnya yang diperlukan dan menyiagakan personel untuk  melaksanakan piket posko terpadu karhutla.

“Dalam melakukan langkah – langkah pencegahan dan mempersiapkan segala kekuatan TNI-Polri , BPBD, Pemda, Manggala Agni, Damkar / PMK dan komponen masyarakat yang bersinergi dalam  upaya  pencegahan dan penindakan karhutla di wilayah Hulu Sungai Tengah sehingga penanggulangan karhutla berjalan  efektif, dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Sabana.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.