• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Nasib sial harus dialami oleh dua orang pemuda desa Hinas Kiri karena niat menjual helm hasil curian di media sosial berujung dengan jeruji besi. Pasalnya 2 orang pelaku tersebut ditangkap korban bersama temannya dan dilaporkan ke Polsek Batang Alai Selatan.

Pelaku berinisal AA (27) dan MP (17) yang keduanya merupakan warga Desa Hinas Kiri.

Kronologis kejadiannya bermula saat korban bersama teman-temannya sedang santai  di wisata Bendungan di Desa Labuan Kec. Batang Alai Selatan, Senin pukul 14.30 wita.

Setelah puas bermain di tempat wisata, korban hendak pulang dan menuju ke tempat parkiran. Sesampainya diparkiran, korban terkejut karena helm miliknya sudah tidak ada lagi di tempat. Korban pun menanyakan kepada penjaga parkir, namun tukang parkir juga tidak mengetahuinya.

Dengan perasaan kesal korban pulang ke rumahnya. Selang beberapa saat, korban menerima pesan dari temannya. Isi pesan tersebut menjelaskan bahwa helm milik korban ada ditawarkan melalui media sosial.

Kemudian korban menghubungi penjual helm tersebut untuk dilakukan transaksi jual beli.  Hasilnya malam itu juga, korban bersama penjual yakni pelaku bersepakat untuk bertranksi dan bertemu di Desa Kapar Kec. Batang Alai Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah.

Menurut Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.IK.,M.H., “Korban mengetahui helm miliknya yang hilang di parkiran saat berwisata di bendungan desa Labuan itu sedang dijual melalu media sosial”.

“Informasi tersebut didapatnya dari salah satu teman korban melalui pesan singkat. Kemudian korban bersama penjual yang tidak lain adalah pelaku pencurian bertransaksi jual beli helm dan bersepakat bertemu di Desa Kapar Kec. Batang Alai Selatan.” Jelas Sabana Atmojo.

Disana korban bersama teman-temannya menunggu kedatangan pelaku. Ketika bertemu, pelaku langsung ditangkap korban bersama temannya. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Batang Alai Selatan  untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

“Untuk kedua pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 KUHP karena telah melakukan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh dua orang dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun” jelas Kapolres Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.