• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

2 Warga Desa Pandawan Ditangkap Polisi Saat Akan Pesta Sabu

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 22 Januari 2019 0 komentar

hulusungaitengah.kalsel.polri.go.id, Upaya pemberantasan narkoba di kabupaten Hulu Sungai Tengah terus digencarkan, namun peredaran narkoba masih tetap ada. Peran serta masyarakat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan narkoba, mulailah menjaga diri, baik itu diri sendiri, keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba.

Dalam upaya pemberantasan narkoba, Sat Res Narkoba Polres Hulu Sungai Tengah berhasil menangkap 2 orang pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu, Senin (21/1/2019) pukul 14.00 wita.

“Ini merupakan salah satu upaya Polres HST dalam memberantas peredaran narkoba di HST, kemarin siang Sat Res Narkoba melakukan giat penangkapan terhadap 2 pelaku narkoba jenis sabu – sabu” ujar Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku masing – masing berinisial SY (34) warga jalan Batuah Rt. 003 / 002 Desa Pandawan Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah dan MS (28) warga jalan Sepakat Rt. 004 / 002 Desa Pandawan Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah.

Kronologis penangkapan kedua pelaku berawal saat petugas ketika unit Resmob dan Sat Res Narkoba Polres HST mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering menggunakan narkoba. Petugas pun segera melakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan diketahui bahwa rumah pelaku di jalan Batuah Rt. 003 / 002 Desa Pandawan akan diadakan pesta sabu. Kemudian dilakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti 1 (satu) paket sabu-sabu dan seperangkat alat hisap sabu-sabu. Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti dbawa ke polres HST guna penyidikan lebih lanjut.

“Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat 0,21 gram, seperangkat alat hisap dan satu buah handphone” kata Sabana Atmojo.

“Pelaku dapat dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 132 sub pasal 127 huruf (a) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara paling lama 20 tahun” jelas Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.