• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Unit Resmob Polres HST Ungkap Kasus Penggelapan Mobil

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 5 Juni 2018 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Bermacam cara yang dilakukan para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Masyarakat harus berhati – hati terutama terhadap orang yang tidak dikenal atau baru saja mengenalnya, apalagi orang tersebut sampai meminjamkan kendaraan bermotor kita. Alih – alih dikembalikan lagi setelah meminjamnya, kalau lagi sial barang yang kita pinjamkan bisa raib dibawa kabur.

Seperti kasus yang menimpa pemilik mobil Honda Jazz warna merah ini yang bernama Artidiennur (32) warga Desa Panggung Rt. 001 / 001 Kec. Haruyan Kab. Hulu Sungai Tengah. Mobil milik Pegawai Negeri Sipil di Kab. Hulu Sungai Tengah tersebut dibawa kabur oleh pelaku.

Karena mobil miliknya tidak kunjung kembali dan pelaku tidak mau mengangkat telpon saat dihubungi, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres HST. Menyikapi laporan pengaduan dari masyarakat tersebut, Unit Resmob Polres HST segera bertindak dan mulai melakukan penyelidikan. Dengan diback up oleh Unit Resmob Polda Kalsel, petugas berhasil menangkap pelaku di salah satu hotel Banjarmasin, Senin (4/5/2018) sekitar jam 01.30 wita.

Pelaku berinisial SAI (28) warga jalan Brigjen H. Hasan Baseri Rt. 003/ Rw. 001 Kel. Barabai Selatan Kec. Barabai Kab. HST.

“Kemarin kita berhasil menangkat satu orang pelaku penggelapan sebuah mobil Honda Jazz warna merah” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

“Pelaku berinisial SAI warga Barabai Selatan dan ditangkap di salah satu hotel yang ada di Banjarmasin” ungkap Sabana Atmojo.

Sebelumnya pada hari Jum’at (25/5/2018) pagi, pelaku datang kerumah orang tua korban di Desa Tabu Darat Hulu Rt. 008 Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah dengan diantar oleh temannya yang bernama Tamrinul Amin. Saat itu korban memang sedang berada di rumah orang tuanya.

Ketika bertemu dengan korban, pelaku mengutarakan maksud kedatangannya yaitu untuk meminjam mobil Honda Jazz milik pelapor sebentar. Alasannya mobil tersebut akan digunakan untuk berbuka puasa bersama dengan anak yatim di salah satu panti asuhan yang berada di daerah Paringin Kab. Balangan.

Tanpa rasa curiga, korban pun meminjamkan mobil miliknya kepada pelaku. Kemudian keesokan paginya pelaku datang ke rumah korban dengan membawa mobil korban tersebut. Pelaku mengatakan kepada korban bahwa ia masih membutuhkan mobil tersebut untuk keperluan mengantar barang ke Banjarmasin. Pelaku berjanji akan mengembalikan mobil tersebut pada siang hari.

“Pelaku ini sudah dua kali meminjamkan mobil milik korban. Yang pertama dipinjam dengan dalih dibawa ke daerah Paringin untuk mengikuti acara buka bersama dengan anak yatim. Sedangkan yang kedua untuk mengantar barang ke Banjarmasin.” jelas Sabana Atmojo.

Setelah lewat batas waktu yang ditentukan mobil milik korban tak kunjung juga dikembalikan, bahkan saat korban berusaha menghubungi handphone milik pelaku, pelaku tidak mau mengangkatnya. Atas Kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 98.880.000,- (sembilan puluh juta delapan ratus delapan puluh ribu rupiah) dan menuntut pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Pelaku dapat dijerat dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun” tegas Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.