• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Bermacam cara yang dilakukan para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Masyarakat harus berhati – hati terutama terhadap orang yang tidak dikenal terutama bagi para pemilik rental mobil. Tak jarang banyak penggelapan mobil rentalan yang dilakukan oleh para pelaku tindak kriminal. Seperti kasus yang menimpa pemilik rental mobil yang bernama Hatmawati (31) yang ada di Desa Mandingin Rt. 013 Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah ini, mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi DA 8596 TPB milik korban dibawa lari oleh pelaku.

Karena mobil miliknya tidak kunjung kembali dan nomer hp pelaku tidak bisa dihubungi lagi, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres HST. Menyikapi laporan pengaduan dari masyarakat tersebut, Unit Jatanras Polres HST yang dipimpin oleh Kbo Reskrim Ipda Rifandy P. S.Tr.K segera bertindak dan mulai melakukan penyelidikan. Dengan dibantu oleh Unit Resmob Polres HSS, akhirnya pelaku penggelapan mobil milik korban tersebut berhasil diringkus di sebuah rumah kontrakan didaerah Padang batung Kab. HSS, Sabtu (20/1/2018) sekitar jam 02.00 Wita.

Pelaku berinisial BD (51) warga jalan Ahmad Yani Km. 15.500 Gg Blitar Jaya Rt. 023 / 008 Kel. Gambut Kec. Gambut Kab. Banjar. Penangkapan pelaku karena telah membawa lari mobil rentalan dan menurut keterangan dari korban, saat jatuh tempo dari kesepakatan, mobil tidak kunjung juga dikembalikan oleh pelaku.

Tidak ada kecurigaan korban terhadap pelaku saat akan menyewa mobil rental miliknya. Pelaku datang bersama seorang warga jalan Sarigading Rt. 001 / 001 Desa Hilir Banua Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah bernama Rabihayati (37) dengan mengendarai sebuah sepeda motor suzuki smash warna merah nopol DA 3881 EI pada Rabu pagi minggu yang lalu (3/1/2017).

Pelaku bermaksud menyewa mobil Toyota Avanza DA 8596 TPB milik korban selama 3 (tiga) hari dan disepakati harga sewa untuk 1 (satu) hari adalah Rp. 350.000,- (tiga ratus lima puluh ribu rupiah). Kemudian mobil diserahkan dan dibawa oleh pelaku. Setelah menunggu selama 3 (tiga) hari, mobil yang dibawa oleh pelaku juga tidak kunjung dikembalikan.

Korban pun segera menghubungi nomor handphone milik pelaku, namun nomer tersebut tidak dapat dihubungi lagi. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 87.000.000,- (delapan puluh tujuh juta rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Hulu Sungai Tengah menuntut tersangka sesuai hukum yang berlaku.

Terkait penangkapan pelaku, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. mengatakan, “Setelah dilakukan pengembangan dan pencarian, barang bukti mobil Toyota Avanza DA 8596 TPB milik korban ada didaerah kecamatan Tanah Grogot kabupaten Paser provisi Kaltim. Dengan dibantu oleh unit Resmob Polres Paser, Unit Jatanras Polres HST berhasil menemukan mobil tersebut. Mobil milik korban telah digadaikan oleh pelaku kepada seorang warga yang berinisial AL sebesar 21 juta” jelasnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres HST, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., Sabana Atmojo.