• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Masalah penyalahgunaan narkoba bukan merupakan permasalahan yang dibebankan pada aparat penegak hukum saja, dalam hal ini Polri tetapi upaya pemberantasannya tanpa didukung dan dibantu oleh masyarakat yang anti penyalahgunaan Narkoba Polri belum tentu berhasil.

Dalam rangka menindak lanjuti dari kasus peredaran dan penggunaan Narkoba tersebut, Polres HST terus melakukan giat penangkapan terhadap para pelaku penyalahguna Narkoba.

Seperti yang dilakukan oleh Unit Buser Polres HST yang berhasil menangkap dua orang pengedar obat psikotropika jenis carnophen, Sabtu (21/4/2018) sekitar jam 01.00 Wita.

“Kemarin sore, Unit Buser Polres HST berhasil menangkap dua orang pengedar obat jenis carnophen” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial MDD (27) warga Desa Banua Binjai Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah dan UM (24) warga Desa Matang Ginalon Kec. Pandawan Kab. Hulu Sungai Tengah. Kedua pelaku ditangkap Unit Buser Polres HST karena kedapatan membawa obat jenis Carnophen.

Kronologis penangkapan pelaku bermula saat anggota dari Unit Buser Polres HST melihat kedua pelaku sedang mendorong sepeda motor di Desa Pajukungan Kec. Barabai pada waktu lewat dini hari.Karena curiga dengan gelagat kedua pelaku, maka petugas memberhentikan dan memeriksa kedua pelaku.

“Penangkapan pelaku ini saat keduanya sedang mendorong sepeda motornya karena kehabisan bahan bakar di desa Pajukungan” jelas Sabana Atmojo.

Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas berhasil menemukan obat carnophen yang terbungkus plastik didalam baju MDD. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres HST untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Barang bukti yang diamankan berupa tiga ratus butir obat jenis Carnophen, sepeda motor merek Yamaha Pino warna merah DA 6993 KZ dan dua buah handphone milik pelaku yang digunakan sebagai sarana berkomunikasi dengan para pembelinya” lanjut Kapolres.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 196 sub pasal 197 UU RI. No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan” tegas Kapolres Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.