• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Gerak cepat Personil Resnarkoba Polres HST dalam menanggapi informasi masyarakat desa Pandanu terkait peredaran obat daftar G diwilayah mereka, berbekal informasi tersebut, Tim Buser beserta angggota Resnarkoba bergerak melakukan penyisiran.

Sesampainya di kebun pinggir sungai desa Pandanu pada hari Kamis (13/4) pukul 13.00 wita terlihat lelaki yang yang diketahui adalah SM dan NR (29) sedang melakukan transaksi jual beli kepada saksi Iwan dan Haris, melihat adanya transaksi tersebut, personil langsung melakukan penyergapan.

Dalam penyergapan tersebut, terduga pengedar SM berhasil melarikan diri dan 3 orang berhasil ditangkap yaitu NR serta dua orang saksi beserta barang bukti berupa 122  (Seratus dua puluh dua) butir Carnophen / zenit, 1.632 (Seribu enam ratus tiga puluh dua) butir Dextro, 1 (satu) unit sepeda motor honda beat putih DA 6484 EAG, uang tunai Rp.41.000,- (Empat puluh satu ribu rupiah) diduga hasil penjualan obat serta 1 (satu) buah gunting warna hijau muda.

Ketiganya langsung dibawa ke Polres HST untuk menjalani pemeriksaan intensif dari unit Resnarkoba Polres HST.

Kapolres HST melalui Kasat Resnarkoba AKP Purnoto, S.H membenarkan penangkapan tersebut, “Penyergapan di kebun pinggir sungai desa Pandanu ini berhasil menangkap 1 orang pengedar obat daftar G serta 2 orang pembeli, 1 orang pengedar lainnya berhasil melarikan diri, namun identitas sudah dikantongi dan akan terus dilakukan pengejaran” ungkapnya. (Hu)