• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Salah satu fungsi Bhabinkamtibmas sesuai dengan Pasal 26 Perkap No 3 Tahun 2015 adalah melaksanakan kunjungan/sambang kepada masyarakat untuk mendengarkan keluhan warga masyarakat tentang permasalahan Kamtibmas dan memberikan penjelasan serta penyelesaiannya, memelihara hubungan silaturahmi/persaudaraan.

Kali ini giat Bhabinkamtibmas Polres HST melakukan tindakan penyelesaian masalah ( problem solving) warga binaannya. Bhabinkamtibmas tersebut adalah Bripka Fahriansyah Bhabinkatibmas desa Murung Ta’al Kec. Labuan Amas Selatan yang masuk dalam wilayah Polsek Labuan Amas Selatan. Bertempat di Polsek Labuan Amas Selatan, Bripka Fahriansyah dibantu dengan perangkat desa dan Kanit Reskrim Polsek LAS melakukan mediasi terhadap warga desa binaannya terkait tindak pidana penganiayaan, Selasa (19/12/2017) sekitar jam 17.30 wita.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi antara pelaku Zajuli Rahman (45) dengan korban seorang ibu – ibu bernama Purwanti (50) yang keduanya merupakan warga desa Murung Ta’al Rt. 05/03 Ke. LAS Kab. HST.

Penganiayaan bermula saat korban berada disamping rumahnya, tiba – tiba korban ditembak menggunakan senapan angin oleh pelaku dari arah seberang rumah pelaku, Selasa (19/12/2017) jam 13.00 wita.

Korban pun mengalami kesakitan akibat luka tembak dibagian kepala sebelah kiri atas. Peluru dari senapan angin tersebut diperkirakan masih bersarang dibawah kulit korban. Melihat hal tersebut, adik korban segera merebut senapan angin milik pelaku dan korban yang terluka segera dibawa ke rumah sakit H.Damanhuri Barabai oleh keluarganya.

Kemudian pelaku diamankan di Polsek LAS oleh Anggota Bhabinkamtibmas. Kedua keluarga belah pihak pun dipanggil ke Polsek LAS dan disana kedua belah pihak berembuk untuk menyelesaikan perkara tersebut. Dengan disaksikan oleh saksi dari kedua belah pihak dan Kepala Desa, kedua belah pihak pun bersepakat berdamai dengan menandatangani surat perjanjian perdamaian, karena korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga dan pelaku diperkirakan sedang mengalami depresi atau stress. Akhirnya kedua belah pihak tidak mengambil jalur hukum terkait permasalahan tersebut.

Terkait permasalahan tersebut, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K, M.H. melalui Ps. Paur Subaghumas Bripka M. Husaini, S.E, M.M. mengatakan bahwa, “Yang telah dilakukan anggota Bhabinkamtibmas tersebut sudah sesuai dengan tugas pokok Bhabinkamtibmas dalam Pasal 27 Perkap No 3 Tahun 2015 yaitu melakukan dan membantu pemecahan masalah, selain itu Bhabinkamtibmas memiliki wewenang menyelesaikan perselisihan warga masyarakat atau komunitas sesuai dengan Pasal 28 Perkap No 3 Tahun 2015” jelasnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Polres HSS, Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Kotabaru, Kapolres Kotabaru.