• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat agar terpeliharanya keamanan dalam negeri maka tersusunlah Perkap Nomor 7  Tahun 2009. Peraturan Kapolri tersebut mengenai sistem laporan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Untuk mengetahui sejauh mana implementasi perkap tersebut maka diadakan Supervisi dari Asops Mabes Polri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2017 skj 09.45 wita bertempat di Aula Bhayangkara Polres HST.  Acara dimulai dengan Pembukaan Supervisi Mabes Polri dalam rangka implementasi Perkap No 7 Tahun 2009 pada Sistem Laporan Gangguan Kamtibmas dan Quick Win terkait pemberantasan Premanisme yang dihadiri oleh Pejabat dari Asops Mabes Polri yaitu Kombes Pol Dedy Setiabudi (Ketua Tim), AKBP Andi Azis Nizar, S.I.K. MH dan PENDA I Patuan, NS. ST., Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos. S.I.K., serta Perwira Pendamping dari Polda Kalsel AKBP Toton Prahara W, S.I.K., M.Si.


Acara Supervisi ini dipusatkan di Aula Bhayangkara Polres HST dan dihadiri oleh Polres-Polres terdekat yaitu Polres Tabalong, Polres Balangan, Polres Hulu Sungai Utara, Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Tapin dan Polres HST (selaku tuan rumah). Yang mana masing-masing Polres menghadirkan Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara, Kasat Binmas, Ka SPKT dan Operator Sistem Laporan Gangguan Kamtibmas.

Acara tersebut seyogyanya akan dihadiri oleh Asisten Kapolri Bidang Operasi yaitu IRJEN POL Drs. UNGGUNG CAHYONO, namun beliau tidak bisa hadir dikarenakan ada tugas kedinasan dan diwakili oleh KOMBES POL Drs. DEDY SETIABUDI selaku Ketua Tim. Dalam sambutannya Ketua Tim mengatakan bahwa “Salah satu maksud dan tujuan dilaksanakan Supervisi ini adalah melaksanakan fungsi kontrol sudah sejauh mana pelaksanaan sistem pelaporan gangguan kamtibmas dan dinamika operasi di wilayah jajaran, sehingga dengan adanya sistem ini dapat mempermudah kinerja kepolisian dan meminimalisir akan terjadinya pelanggaran.”
Setelah pembukaan acara dilanjutkan tanya jawab dan masukan-masukan berkaitan dengan Sislap serta penyampaian kendala-kendala yang terjadi, sehingga kedepannya sislap dapat berjalan lancar guna terciptanya pelayanan masyarakat yang prima.
Acara tersebut berakhir skj 12.00 wita dan selama kegiatan berlangsung secara lancar. (gw)