• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

WhatsApp Image 2017-05-17 at 17.09.50

Polres Hulu Sungai Tengah, Ditengah situasi konflik nasional yang terjadi di Jakarta terkait isu politik yang diangkat ke publik sehingga menjadi trend maka di setiap daerah harus dilakukan tindakan imbangan agar tidak terpengaruh dengan situasi yang terjadi di ibukota.

Untuk menciptakan sitkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres HST maka Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. pada hari Rabu (17/05/2017) pukul 12.00 Wita bersilaturahmi ke tempat Majelis Ta’lim Guru Junai Desa Pemangkih Kec. Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

WhatsApp Image 2017-05-17 at 17.09.52

Dalam kegiatan silaturrahmi ini Kapolres HST didampingi oleh Kasat Intelkam Polres HST AKP Agus Sugianto, Kapolsek Labuan Amas Utara Iptu Kasto, S.Pd. dan Bhabinkamtibmas desa Pemangkih Brigadir Eko Hadi Saputra. Kedatangan Kapolres HST beserta rombongan disambut langsung oleh pengasuh Majelis Ta’lim H. Ahmad Junaidi.

WhatsApp Image 2017-05-17 at 17.09.52 (1)

Tidak hanya Majelis Ta’lim Guru Junai di Desa Pemangkih, Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. dan rombongan juga melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren Ibnul Amin pemangkih Kec. Labuan Amas Utara Kab. HST. Disana rombongan Kapolres disambut hangat oleh pengasuh Pondok Pesantren KH. Muktar. Dalam kesempatan silaturrahmi ke Majelis Ta’lim dan Pondok Pesantren tersebut Kapolres HST menyampaikan pesan Kapolda Kalsel tentang masalah paham radikalisme dan HTI yang berkembang di wilayah Indonesia serta masalah narkoba. Selesai kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Al Quran oleh Kapolres HST kepada pengasuh Majelis Ta’lim dan Pondok Pesantren.

Terkait kegiatan silaturrahmi, Kapolsek Labuan Amas Utara Iptu Kasto, S.Pd. membenarkan kegiatan tersebut dan mengatakan “Kegiatan silaturrahmi ini sangat bagus dilaksanakan selain untuk menjalin hubungan yang baik antara Kepolisian dengan tokoh agama juga untuk menciptakan stabilitas keamanan di Kabupaten HST terkait dengan situasi di ibukota”. (Hu)