• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Salah satu fungsi Bhabinkamtibmas sesuai dengan Pasal 26 Perkap No 3 Tahun 2015 adalah melaksanakan kunjungan/sambang kepada masyarakat untuk mendengarkan keluhan warga masyarakat tentang permasalahan Kamtibmas dan memberikan penjelasan serta penyelesaiannya, memelihara hubungan silaturahmi/persaudaraan.

Kali ini giat Bhabinkamtibmas Polres HST melakukan tindakan penyelesaian masalah ( problem solving) warga binaannya. Bhabinkamtibmas tersebut adalah Brigadir Sutrisno Bhabinkatibmas Desa Pagat Kec. Batu Benawa Kab. HST. Bertempat di Polsek Batu Benawa, Brigadir Sutrisno melakukan mediasi terhadap warga desa binaannya terkait warga yang telah mengamankan seorang remaja perempuan yang menginap ke rumah pacarnya di desa Pantai Batung Kec. Batu Benawa Kab. HST, Sabtu (20/1/2018) sekitar jam 11.35 wita.

Remaja perempuan tersebut berinisial SF (17) warga gang Keluarga Desa Loktabat Selatan Kec. Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru dan pacarnya berinisial RH (25) warga Desa Pantai Batung Kec. Batu Benawa Kab. HST . SF diamankan oleh warga Desa Pantai Batung karena diketahui telah menginap dirumah pacarnya selama tiga hari.

Menurut keterangan dari warga, SF menginap dirumah kekasihnya tersebut sejak hari Selasa (17/1/2018) dan diamankan warga pada Jum’ at (19/1/2018) sekitar jam 23.15 wita. Kemudian masyarakat menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa terkait permasalahan tersebut. Selanjutnya SF diamankan oleh petugas di Polsek Batu Benawa.

Menginapnya seorang wanita di luar rumah atau di rumah orang lain, khususnya pada masa sekarang ini, mengandung banyak resiko dan fitnah. Hal ini dengan melihat pada sejumlah kasus dan peristiwa yang terjadi di mana wanita kerapkali menjadi korban.

Menanggapi permasalahan yang dialami warganya dan supaya jangan sampai menimbulkan permasalahan yang lebih berat maka Brigadir Sutrisno Bhabinkamtibmas Desa Pagat bersama Kepala Desa Pagat memanggil orangtua dari kedua remaja tersebut. Dan akhirnya kedua belah pihak mau menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Dengan disaksikan oleh Kepala Desa Pagat dan masing – masing saksi dari kedua belah pihak, keduanya bersepakat dengan menandatangani surat perjanjian dan SF dikembalikan kepada orang tuanya. Adapun surat perjanjian tersebut dengan kesepakatan sebagai berikut :

1. Pihak laki – laki akan bertanggung jawab penuh kepada pihak perempuan dengan cara akan dinikahi.

2. Dalam waktu 7 (tujuh) hari terhitung dari hari Sabtu (20/1/2018). Pihak laki – laki bersama orang tua dan keluarganya, akan datang ke rumah pihak perempuan untuk menjalin silaturahmi dan melamar anak perempuan tersebut.

3. Kedua belah pihak dengan kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun menyelesaikan masalah tersebut dengan kekeluargaan

4. Apabila salah satu pihak mengulangi perbuatannya lagi maka bersedia dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku.

Terkait permasalahan tersebut, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K, M.H mengatakan, “Orang tua harus selektif mengenai urusan menginap di rumah orang lain, bahkan saudara sekalipun. Alasan menginap pun harus jelas dan bermanfaat. Apalagi seorang remaja perempuan yang menginap ke rumah seorang laki – laki tentu hal ini tidak dibenarkan. Kalau hanya sekedar bermain tidak harus sampai menginap. Alasan silaturahmi antar sanak-famili masih bisa dimaklumi” ungkapnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres HST, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., Sabana Atmojo.