• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Minuman keras (disingkat miras), minuman suling, atau spirit adalah minuman beralkohol yang mengandung ethanol yang dihasilkan dari penyulingan (yaitu, berkonsentrasi lewat distilasi) ethanol diproduksi dengan cara fermentasi biji-bijian, buah, atau sayuran.

Di Indonesia, definisi “minuman keras” dan “minuman beralkohol” tercampur aduk dan cenderung dianggap barang yang sama sehingga juga meliputi minuman fermentasi yang tidak disuling seperti bir, tuak, anggur, dan cider.

Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif dan mencegah beredarnya minuman keras di kabupaten HST, maka Polres HST menggelar giat penggerebekan rumah yang dijadikan tempat memproduksi minuman keras jenis tuak di Desa Muara Rintis Rt. 008 Rw. 003 Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah, Kamis (1/2/2018) sekitar jam 15.00 wita.

Dari hasil penyelidikan petugas, rumah tersebut tidak hanya memproduksi tuak namun juga memperjualbelikan minuman keras tersebut. Tim gabungan dari Polres HST tersebut terdiri dari Sat Sabhara, Sat Reskrim dan anggota Polsek Batang Alai Utara berhasil menangkap dua orang pelaku.

Pelaku masing – masing pelaku seorang pria berinisial HF (43) dan wanita berinisial DW (55), yang keduanya merupakan warga Desa Labung Anak Rt. 003 Rw. 001 Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah.

Kronologis pengkapan kedua pelaku berawal dari petugas yang mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di salah satu rumah di Desa Muara Rintis Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah sering terjadi jual beli minuman jenis Tuak. Kemudian anggota Sat Sabhara dan Sat Reskrim melakukan penyelidikan dengan dibantu Kapolsek Iptu Antoni Silalahi beserta anggotanya.

Kemudian petugas melakukan penggerebekan dan menemukan minuman jenis Tuak di dalam rumah pelaku tepatnya di dapur rumah pelaku sebanyak 353 Liter. Selanjutnya kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres HST untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Terkait penangkapan pelaku, Kapolres Hulu Sungai Tengah Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. mengatakan, “Kedua pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Polres Hulu Sungai Tengah beserta brang bukti minuman keras jenis tuak, untuk proses Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sesuai dengan pasal 12 dan 13 Perda Kab HST No. 15 Tahun 2011” jelasnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres HST, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., Sabana Atmojo.