• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres HST Gelar Pengucapan Ikrar Anti Radikalisme dan Terorisme

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 10 Juli 2017 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Radikal merupakan aksi mencolok untuk menyerukan paham ekstrem agar diikuti oleh banyak orang. Sementara radikalisme adalah ideologi yang memercayai perubahan menyeluruh hanya bisa dilakukan dengan cara radikal, bukan dengan cara evolusioner dan damai. Gerakan radikalisme agama bagaikan musuh dalam selimut. Hal itu dikarenakan dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan umat Islam sendiri. Dalam kehidupan berbangsa kekayaan budaya dan tradisi akan tereduksi dengan hadirnya formalisasi agama. Bagi Islam sendiri, hal tersebut berarti penyempitan pemahaman agama Islam.

Hadirnya semangat menjadikan Islam sebagai agama sekaligus negara kembali merisaukan belakangan ini. Gerakan yang lebih dikenal dengan gerakan radikalisme agama mulai menemukan caranya dalam menyebarkan ajarannya. Gerakan ini dikatakan radikal karena lebih mengedepankan pemahaman literal terhadap teks dan cenderung mudah menggunakan kekerasan dalam memaksakan pemahaman mereka. Bila dahulu gerakan radikalisme agama dalam menyampaikan ajarannya hanya melalui jalan revolusioner, seperti Jamaah Islamiyah dengan bom bunuh dirinya, dan terbukti gagal maka sekarang turut menggunakan cara baru yaitu jalan evolusioner.

Dalam rangka mengantisipasi paham radikalisme masuk ke Kabupaten HST maka pada Senin (10/7/2017) sekitar jam 11.00 wita digelar pengucapan dan penandatangan Ikrar Anti Radikalisme dan Terorisme. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Polres HST dan pengucapan ikrar dipimpin oleh Ketua DPRD HST H. Saban Effendi, SH dan diikuti (dihadiri) oleh Bupati HST H. Abdul Latief, ST, SH, MH, Wakapolres HST Kompol Dodik Tatok Subiantoro, S.I.K., Ketua Pengadilan Negeri Barabai Riyono,SH.MH, Dandim 1002 Barabai Letkol Inf. Dodit Herry Setiawan, Danyon 621 Manuntung Mayor Inf. Rio Neswan, Kajari Barabai Waito Wongateleng, SH, MH., Ketua MUI Kab HST KH. Wajihhuddin, Ketua NU Kab HST Ustad Nawawi Hasan, Ketua Muhammaddiyah Kab HST H. Supianor, Kepala Kantor Kemenag Kab. HST Drs. H.M. Yamani, M.Pd.I, Para SKPD Kab. HST, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ormas, LSM serta Para Purnawirawan, Warakawuri dan Seluruh Perwira Polres HST. Selesai pengucapan Ikrar Anti Radikalisme dan Terorisme, dilanjutkan dengan penandatanganan Baliho Ikrar Anti Radikalisme Masyarakat Kab. HST oleh masing masing perwakilan.

Menurut Wakapolres HST Kompol Dodik Tatok Subiantoro, S.I.K. “kegiatan ini sebagai bagian dalam upaya pencegahan terhadap paham Radikalisme dan Terorisme, selain itu kita harus selalu waspada terhadap keadaan sekitar dan lingkungan tempat kita tinggal karena paham Radikalisme dan Terorisme telah merusak akidah dan nasionalisme” tegasnya. (Hu)