• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Masalah penyalahgunaan narkoba bukan merupakan permasalahan yang dibebankan pada aparat penegak hukum saja, dalam hal ini Polri tetapi upaya pemberantasannya tanpa didukung dan dibantu oleh masyarakat yang anti penyalahgunaan Narkoba Polri belum tentu berhasil.

Dalam rangka menindak lanjuti dari kasus peredaran dan penggunaan Narkoba tersebut, maka Sat Narkoba Polres HST melakukan giat penangkapan terhadap pelaku penyalahguna Narkoba, Selasa (13/2/2018) sekitar jam 18.00 Wita.

“Kemarin sore, Sat Res Narkoba Polres HST berhasil menangkap satu orang pengedar obat jenis carnophen” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial RD (28) warga Desa Tatah Barikin Rt. 003 / 002 Kec. Haruyan Kab. Hulu Sungai Tengah. RD ditangkap Sat Narkoba Polres HST karena sering mengedarkan obat jenis Carnophen.

Kronologis penangkapan pelaku bermula saat anggota dari Sat Res Narkoba Polres HST mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Tabu Darat Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah sering terjadi transaksi jual beli narkoba. Menyingkapi laporan tersebut, maka petugas segera melakukan penyelidikan disekitar TKP.

“Menurut dari keterangan warga, pelaku ini sering menjual belikan obat jenis carnophen di Desa Tabu Darat yang masuk dalam kecamatan Labuan Amas Selatan” jelas Sabana.

Dari hasil penyelidikan tersebut mengarah kepada rumah kontrakan pelaku. Petugas segera melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku. Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan petugas menemukan barang bukti berupa 161 (seratus enam puluh satu) butir obat jenis carnophen di lantai kamar samping pintu kamar pelaku.

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti 1 (satu) buah hp merk Polytron warna putih milik pelaku dan uang tunai sebesar Rp. 50,000 (lima puluh ribu rupiah) didalam saku kanan belakang pelaku yang diakui pelaku sebagai uang hasil penjualan carnophen sebelumnya. Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Hulu Sungai tengah guna penyidikan lebih lanjut.

“Barang bukti yang diamankan berupa seratus enam puluh satu butir obat jenis Carnophen, uang lima puluh ribu rupiah dan handphone milik pelaku yang digunakan sebagai sarana berkominukasi dengan para pembelinya” lanjut Kapolres.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 197 jo 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan” tegas Kapolres Sabana.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah Sabana Atmojo