• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Pelaku Sajam di Warung Malam Desa Maringgit Ditangkap Polisi

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 12 April 2018 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Tengah, maka Polres HST dan Polsek jajaran meningkatkan kegiatan patroli dan razia di tempat yang dianggap rawan tindak kejahatan. Kali ini Polres HST dan Polsek Batang Alai Utara diberhasil menangkap satu orang pelaku yang membawa senjata tajam, Rabu (11/4/2018) sekitar jam 21.45 wita.

Pelaku berinisial MF (33) warga Desa Bada Lungga No. 04 Rt. 004/000 Kec. Awayan Kab. Balangan. MF ditangkap petugas dari Polres HST karena membawa senjata tajam tanpa dilampiri dengan surat izin dari senjata tajam tersebut.

“Hasil giat dari gabungan dari Polres Hulu Sungai Tengah dan Polsek Batang Alai Utara berhasil menangkap satu orang pelaku yang membawa senjata tajam” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya dari Polres HST dan Polsek Jajaran dalam menciptakan situasi yang kondusif serta meminimalisir penyakit masyarakat di kabupaten HST” ungkap Kapolres Sabana.

Penangkapan pelaku bermula saat petugas dari Polres Hulu Sungai Tengah dan Polsek Batang Alai Utara melaksanakan giat razia pekat di Desa Maringgit Kec. Batang Alai Utara. Sesampainya di sebuah warung malam, petugas melakukan pemeriksaan identitas dan dilanjutkan dengan penggeledahan badan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas berhasil menemukan 1 bilah senjata tajam jenis pisau penusuk didalam tas selempang sebelah kiri pelaku.

Saat ditanya tentang izin membawa senjata tajam oleh petugas, pelaku tidak bisa menunjukannya. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Batang Alai Utara untuk proses hukum selanjutnya.

“Dari tangan pelaku diamankan barang bukti satu bilah senjata tajam jenis pisau penusuk dengan panjang besi 17 cm lebar besi 1,5 cm, hulu terbuat dari kayu warna cokelat dengan panjang 9 cm lengkap dengan kompangnya terbuat dari kayu warna cokelat dengan panjang 17 cm” jelas Sabana.

“Pelaku dapat dijerat dengan pasal 2 Ayat (1) Undang – Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 karena telah melakukan tindak pidana barang siapa tanpa hak membawa, memiliki, menyimpan dan menguasai senjata tajam tanpa izin dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun” tegas Sabana.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres HST, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.