• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Pelaku Penggeroyokan di Warung Malam Desa Pauh Berhasil Diringkus

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 23 Agustus 2017 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Kerja keras dan respon cepat yang dilakukan Polres HST dan jajarannya dalam menangani laporan masyarakat serta tindak pidana yang terjadi di kabupaten HST membuahkan hasil. Hal ini terbukti dengan tertangkapnya 2 orang pelaku pengeroyok yang terjadi di warung malam Desa Pauh Rt 004/002 Kec. Limpasu Kab. HST. Masing – masing pelaku berinisial MT (20) dan MY (20) yang keduanya adalah warga Desa Kabang Kec. Limpasu Kab. HST. Kedua pelaku ditangkap petugas karena telah melakukan pengeroyokan terhadap korban atas nama Muhammad Said (24) warga Gayaba Desa Limpasu Rt. 008 / 004 Kec. Limpasu Kab. HST.

Kejadiannya berawal saat korban bersama 4 orang temannya sedang minum di warung malam Desa Pauh Rt.004 /002 Kec. Limpasu Kab. Hulu Sungai Tengah pada Selasa (22/8/2017) pukul 23.00 Wita. Waktu itu diwarung tersebut ada kedua pelaku yaitu MT dan MY, selang beberapa saat kemudian pelaku meminta uang kepada korban dan temannya untuk membeli alkohol. korban dan temannya pun memberi uang kepada pelaku dan setelah membeli Alkohol, pelaku mengajak korban dan teman – temannya untuk minum alkohol tersebut bersama-sama.

 

Namun karena tidak bisa minum alkohol, akhirnya korban dan temannya menolak ajakkan dari pelaku. Karena ajakkannya untuk minum bersama ditolak maka pelaku emosi dan kemudian terjadi selisih paham antara korban dengan kedua pelaku. Kedua pelaku pun langsung memukuli korban yang selanjutnya, pelaku MT mencabut tiang bendera yang menancap dipinggir jalan dan memukulkannya kearah kepala korban. Pada saat itu juga pelaku nama WY juga memukuli korban dengan menggunakan tangan. Setelah puas memukuli korban, kedua pelaku kemudian meninggalkan korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka lebam dan berdarah pada bagian muka, bibir dan gusi serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Limpasu.

Terkait kejadian tersebut, Kapolres HST melalui Kapolsek Limpasu mengatakan, “Setelah ada laporan pengaduan dari masyarakat, kami langsung melakukan penyelidikan dan kedua pelaku tak berkutik saat ditangkap dirumahnya masing – masing. Untuk menjaga hal – hal yang tidak diinginkan, maka kedua pelaku sekarang berada di rumah tahanan Polres HST” tambahnya. (Hu)