• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif, Unit Jatanras Polres HST dan Unit Reskrim Polsek Batang Alai Utara melaksanakan kegiatan pengungkapan kasus pengeroyokan atau penganiayaan.

Korban bernama M. Saidi (35) warga Desa Tandilang Rt. 04 / 02 Kec. Batang Alai Timur Kab. Hulu Sungai Tengah. Dengan pelaku berinisial NR (39) warga Desa Sumanggi Seberang Rt. 02 / 01 Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah.

Kejadiannya penganiayaan ini terjadi bulan Januari yang lalu, namun dengan koordinasi serta pendekatan dengan keluarga pelaku tersebut, akhirnya pelaku  diserahkan oleh pihak keluarganya ke Polsek Batang Alai Utara, Kamis (15/2/2018)

“Kejadiannya bulan yang lalu pada hari Jumat tanggal 26 Januari 2018 sekitar 19.00 wita” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K, M.H.

Penganiayaan tersebut terjadi saat korban dan temannya pada malam itu pergi ke sebuah warung. Saat di warung, teman korban pergi kesamping warung untuk buang air kecil. Saat akan kembali ke warung, melintas dua orang yang sedang berlari. Dibelakangnya disusul oleh tiga orang yang salah satunya adalah pelaku sedang mengejar kedua orang tersebut.

“TKP berada di depan sebuah warung yang ada di Desa Ilung Pasar Lama Rt. 06 / Rw. 03 kecamatan Batang Alai Utara” ungkap Sabana.

Ditangan ketiga orang tersebut terlihat sedang memegang senjata tajam. Karena dua orang yang dikejarnya telah lolos, ketiga orang tersebut mendatangi teman korban yang oleh pelaku dianggap teman kedua orang yang kabur tadi. Pelaku pun menebaskan senjata tajamnya ke arah teman korban namun mengenai handphone yang ada saat itu sedang digenggaman.

Melihat hal tersebut, korban keluar dari warung dan berteriak kalau teman korban tersebut tidak tau apa – apa.  Bukannya malah berhenti, ketiga pelaku berbalik arah dan langsung menyerang korban. Korban mencoba menghindar dari serangan pelaku sambil berkata bahwa ia tidak tau masalahnya.

“Korban bersama dengan temannya ini diserang oleh pelaku yang berjumlah tiga orang, tanpa alasan yang jelas para pelaku menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam” jelas Sabana

Setelah melihat korban terluka, pelaku menyuruh korban dan temannya pulang. Korban dan temannya pun segera bergegas pulang ke arah Desa Tandelang, namun sesampainya di Desa Wawai Kec. Batang Alai Selatan Kab. HST. Korban mulai lemas dan tidak berdaya akibat dari luka yang telah dideritanya. Akhirnya teman korban meminta tolong terhadap warga sekitar untuk membawa korban ke Puskesmas Lok Besar Kec. Batang Alai Selatan Kab. HST.

Diketahui korban mengalami luka di bagian pungung sebelah kiri, pinggang sebelah kiri, pinggang bagian belakang sebelah kiri, telinga sebelah kiri dan jari tangan sebelah kanan. Malam itu juga korban dan temannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang Alai Utara.

Dari laporan tersebut, unit Jatanras Polres HST dan unit Reskrim Polsek Batang Alai Utara melakukan penyelidikan dan didapat identitas salah satu pelaku penganiayaan tersebut”

“Dengan dilakukan pendekatan dengan keluarga pelaku, akhirnya pelaku diserahkan oleh keluarganya ke Polsek Batang Alai Utara” kata Kapolres HST

“Barang bukti yang diamankan berupa senjata tajam jenis jenis parang dengan panjang besi 30 cm dan panjang gagang 10,5 cm dan pelaku akan dijerat dengan pasal 170 ayat 2 ke 2e jo 351 KUH Pidana karena telah melakukan tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan” tegas Sabana.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.