• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Bulan Ramadhan merupakan bulan suci dan biasanya orang akan memperbanyak ibadah maupun perbuatan baik pada bulan tersebut. Namun tidak halnya SN (34) dan SR (25) warga Desa Haruyan Dayak Rt. 002 /001 Kec. Hantakan Kab. HST ini, mereka diduga telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor). Kedua pelaku ditangkap petugas Polres HST berserta barang bukti sepeda motor hasil curiannya.

Kejadian bermula pada hari Sabtu (3/6/2017) sekitar jam 02.00 wita, korban hendak pergi ke mesjid melakukan sholat subuh dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria F warna Hitam DA 4640 FQ. Korban memarkir sepeda motornya di pelataran rumah korban dengan posisi terkunci stang. Selang beberapa saat kemudian  korban hendak memeriksa sepeda motor tersebut, namun korban tidak menemukan sepeda motornya yang diparkir dipelataran rumah. Melihat sepeda motornya raib, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang Alai Selatan.

Menanggapi laporan dari masyarakat tersebut, Tim Buser yang dipimpin Kanitnya langsung Bripka Puryadi, S.E bersama anggota dan juga dibantu oleh anggota ReskrimPolsek Batang Alai Selatan. Tim buser Polres HST pun melakuakn penyelidikan dan mendapati seseorang yang dicurigai adalah pelaku curanmor sedang berada di Desa Gambah Kec. Batu Benawa Kab. HST. Tim Buser segera melakukan giat gabungan bersama dengan anggota Piket Reskrim dan berhasil menangkap kedua tersangka dan berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor merk Suzuki Satria F warna Hitam  DA 4640 FQ.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.sos, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Aris Munandar, S.H, M.H. membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan, ” Ini merupakan hasil dari gerak cepat menanggapi laporan dari masyarakat dan sebelum 1 X 24 jam dari laporan masyarakat, kedua pelaku bisa ditangkap” tegasnya. (Hu)