• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Para Prajurit Yonif 621 Manuntung Mendapat Sosialisasi Bahaya Narkoba

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 22 September 2017 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah – Indonesia masuk dalam kategori negara darurat narkoba, bahkan peredaran narkotika kini dilakukan dalam tiga jalur. Ketiga jalur tersebut, yakni darat, laut dan udara. Namun, dua jalur terakhir menjadi sarana yang paling banyak digunakan dalam peredaran dari luar Indonesia.

Oleh karena itu, Polres HST beserta jajarannya lebih mengedepankan pencegahan bahaya Narkoba dengan melaksanakan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Hal ini tentunya dilakukan untuk memerangi narkoba secara bersama. Seperti yang dilakukan oleh Kasat Res Narkoba Polres HST AKP Maturidi, S.H. melaksanakan binluh dan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba dan obat – obatan terlarang kepada para prajurit Batalyon 621 Manuntung yang akan melaksanakan tugas ke perbatasan. Jum’at ( 22/9/2017 ) sekitar jam 08.30 wita.

Kegiatan ini digelar di Aula Serba Guna Batalyon 621 Manuntung dan dihadiri oleh Danyon 621 Manuntung dan para Pejabat Batalyon 621 Manuntung.

Kasat Res Narkoba AKP Maturidi, S.H dalam binluh dan sosialisasinya menyampaikan materi berupa :
– Undang – undang No 35 thn 2009 tentang Narkotika
– Undang – Undang No 36 thn 2009 tentang Kesehatan
– Modus Operandi pelaku menyelundupkan Narkoba ke Indonesia
– Sampel contoh Narkotika dan Obat Sediaan Farmasi.
Materi tersebut disampaikan sehingga nantinya dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan tentang Narkoba kepada para Prajurit Batalyon 621 Manuntung yang akan melaksanakan tugas di perbatasan Kalimantan Utara dan Malaysia.

Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. melalui Kasat Res Narkoba AKP Maturidi, S.H. menerangkan “Ini salah satu cara kita untuk memerangi narkoba bersama dengan TNI yang akan melaksanakan pengamanan diperbatasan, sehingga para prajurit TNI tersebut dapat mencegah masuknya Narkoba ke wilayah Indonesia” jelasnya. (Hu)