• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Banyaknya warung malam di Kab. Hulu Sungai Tengah menjadi atensi pimpinan tertinggi di Polres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. dengan terus memberikan arahan terhadap para Kapolsek jajaran yang memiliki tempat hiburan malam baik warung remang – remang maupun hiburan lainnya untuk dapat meminimalisir setiap potensi kerawanan yang dapat timbul dari tempat hiburan malam tersebut.

Menyikapi perintah tersebut, pada hari Selasa tanggal 21 Maret 2017 sekitar jam 22.30 Wita Kapolsek Batu Benawa Ipda Jimmy Roy M. Simanjuntak memimpin langsung operasi pekat diwilayah hukum Polseknya. Saat operasi dan memasuki desa Haliyau Kec. Batu Benawa Kab. Hulu Sungai Tengah, Kapolsek beserta anggota telah berhasil menangkap seorang laki – laki berinisial A (17) warga Desa Kundan Kec. Hantakan karena membawa senjata tajam.

Kejadiannya berawal pada saat Kapolsek Ipda Jimmy Roy M. Simanjuntak dan anggota melakukan pemeriksaan kepada pengunjung di sebuah warung. Penggeledahan badan pun dilakukan terhadap pengunjung warung malam tersebut. Pada saat itu anggota mendapati tersangka A membawa senjata tajam jenis pisau penusuk berukuran panjang besi 14 cm, pajang gagang 8 cm, lebar besi 3 cm lengkap dengan kompangnya bewarna cokelat yang diselipkan di pinggang sebelah kiri.

Petugas langsung menangkap pelaku beserta barang buktinya dan saat pelaku ditanya menegenai surat ijin kepemilikan sejata tajam tersebut, pelaku menjawab tidak punya. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Batu Benawa untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. melalui Kapolsek Batu Benawa membenarkan penangkapan tersebut “Pelaku yang berinisial A ini terjaring operasi pekat yang dilakukan oleh Polsek Batu Benawa pada hari Selasa malam karena terkait kepemilikan senjata tajam. Pelaku juga tidak dapat menunjukan surat ijin kepemilikan senjata tajam tersebut kepada petugas” ungkapnya. (gw)