• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Musyawarah Warga Desa Hantakan Terkait Galian C

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 28 Desember 2017 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Salah satu fungsi Bhabinkamtibmas sesuai dengan Pasal 26 Perkap No 3 Tahun 2015 adalah melaksanakan kunjungan/sambang kepada masyarakat untuk mendengarkan keluhan warga masyarakat tentang permasalahan Kamtibmas dan memberikan penjelasan serta penyelesaiannya, memelihara hubungan silaturahmi/persaudaraan.

Untuk kesekian kalinya giat Bhabinkamtibmas Polres HST melakukan tindakan penyelesaian masalah ( problem solving) warga binaannya. Bhabinkamtibmas tersebut adalah Bripka Yunika Akbar, Bhabinkamtibmas Desa Hantakan. Bertempat di Kantor Kepala Desa Hantakan, dilaksanakan musyawarah terkait adanya galian C berupa pasir batu di pinggir sungai Pemukiman Penduduk, Rabu (27/12/2017) sekitar jam 21.00 Wita.

Galian C tersebut  dilakukan oleh H. Didi warga desa Hantakan Rt. 01/Rw. 02 dengan  menggunakan Alat berat Excavator di pinggir sungai pemukiman penduduk desa Hantakan Rt. 01 / Rw. 01. Dengan adanya kegiatan tersebut, warga Desa Hantakan mulai dari Rt. 01 s/d Rt. 05 merasa keberatan karena berakibat longsornya pinggir sungai. Selain itu lokasi tambang dekat dengan irigasi persawahan sehingga apabila sungai di kerok dengan alat berat, maka air tidak dapat lagi mengairi persawahan karena debit air lebih rendah dari pintu air irigasi persawahan.

Atas dasar itu maka digelarlah musyawarah mufakat yang dihadiri oleh Kades Desa Hantakan Soegianur, S.E., Kapolsek Hantakan Iptu Anton Silalahi, anggota Koramil 1002-07/Pagat, Babhinkamtibmas Bripka Yunika Akbar, para Ketua Rt. 01 s,/Rt. 05, tokoh masyarakat serta warga masyarakat yang berjumlah sekitar 50 orang.

Hasil musyawarah tersebut dibuatlah kesepakatan antara warga Desa Hantakan dari Rt. 01 s/Rt. 05 dengan H. Didi sebagai pengguna alat berat bahwa mulai hari kesepakatan ini dibuat tidak ada lagi / tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan berupa galian C dengan menggunakan alat berat di Desa Hantakan mulai Rt. 01 s/Rt. 05.

Terkait permasalahn tersebut Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Hantakan Iptu Anton Silalahi mengatakan, “Ini salah satu upaya dalam menanggapi permasalahan yang dialami warganya dan supaya jangan sampai menimbulkan permasalahan yang lebih berat, sehingga dilakukan pendekatan kepada kedua belah pihak” ungkapnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Polres HSS, Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Kotabaru, Kapolres Kotabaru.