• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Misteri penemuan mayat di desa Banua Kepayang Rt. 005 / 003 Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah akhirnya terkuat. Mayat seorang laki – laki tersebut merupakan korban dari tindak pidana pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan. Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang bernama Alpianor (40) di area persawahan. Rabu (11/10/2017) sekitar jam 15.00 Wita.

Alpianor menerangkan, waktu itu ia sedang berjalan menuju ke sawah miliknya untuk menyemprot rumput.  Saat diperjalanan, ia melihat ada seseorang yang sedang terbaring di pinggir tanggul sawah dan tertutup jas hujan warna merah muda. Karena penasaran, ia pun membuka jas hujan tersebut dengan maksud untuk membangunkannya. Setelah membuka jas hujan yang menutupi orang tersebut, ia terkejut melihat kondisi orang tersebut yang penuh dengan luka sayat dibagian leher sebelah kiri dan kanan serta luka tusuk kecil – kecil dibagian dahi seperti terkena paku. Melihat korban yang sudah tidak bernyawa, ia pun bergegas menuju ke Polsek Labuan Amas Selatan untuk melaporkan penemuan mayat tersebut.

Mendapatkan laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat, Sat Reskrim dan Unit identifikasi yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Fadillah, S.H serta anggota Polsek Labuan Amas Selatan langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TPTKP. Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Damanhuri Barabai untuk dilakukan Visum.

Diketahui korban adalah tukang sayur yang bernama Noripasyah (46) warga Desa Guha Rt. 02. Rw. 01. Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah. Dari keterangan pihak keluarga korban, korban meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna DA 6420 LE. Selasa (10/10/2017) sekitar jam 22.00 wita.

Disekitar lokasi ditemukannya korban, sepeda motor yang dibawa korban sebelumnya tidak ada. Hasil data informasi yang didapat dari para saksi disekitar TKP, muncullah salah satu nama tersangka yang berinisial AF (18) warga desa Sei Jaranih Kec. Labuan Amas Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah. Unit Resmob Polres HST  yang diback up tim Resmob Polda Kalsel dan Polsek Gambut Polres Banjar melakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan menunjukkan bahwa posisi tersangka berada didaerah Sungkai Kec. Simpang Empat Kab. Banjar. Jumat (13/10/2017)

Tidak mau buruannya kabur, tim gabungan melakukan penggrebekan dirumah paman tersangka, namun tersangka sudah dibawa pamannya ke daerah Kec. Gambut Kab. Banjar. Setelah diselidiki oleh anggota Polsek Gambut, tersangka berada didalam sebuah rumah samping SMKN 1 Gambut. Dirumah tersebut akhirnya tim gabungan berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa 1 ( satu ) buah Hp merk Asus milik korban. Setelah diintrogasi, tersangka mengaku bahwa sepeda motor milik korban telah ia dijual. Selanjutnya TSK dan barang bukti di bawa ke Polres HST untuk proses lebih lanjut.

Terkait penangkapan tersangka, Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Fadillah , S.H. mengatakan, “Tersangka dapat ditangkap berkat kerjasama tim yang solid dan kompak. Untuk sepeda motor milik korban, menurut pengakuan dari tersangka sudah ia jual dan saat ini masih dalam pencarian barang bukti” jelasnya. (Hu)

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Polres HSS, Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Kotabaru, Kapolres Kotabaru.