• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Maling Kotak Amal di Pasar Murakata dibekuk Petugas Polres HST

Diterbitkan oleh Humas Polres HST 17 Juli 2017 0 komentar

Polres Hulu Sungai Tengah, Kegiatan patroli yang sering dilaksanakan oleh Petugas dari Polres HST akhirnya membuahkan hasil, hal ini terbukti dengan tertangkapnya 2 orang pelaku pencuri uang yang ada di kotak amal. Kejadiannya di depan toko buku Mesir Plaza Murakata Barabai Kel. Barabai Selatan Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah pada Minggu (16/7/2017) sekitar jam 22.00 Wita. Masing – masing pelaku berinisal HL (26) warga Desa Teluk Lingga Gang Beringin No. 41 Rt. 011/000 Kec. Sangata Utara Kab. Kutai Timur Prov. Kalimantan Timur dan TR (19) warga Desa Mantimin Rt. 003 Kec. Batu Mandi Kab. Balangan.

Kejadiaannya bermula saat saksi yang pada waktu itu melihat tersangka HL sedang mengambil uang yang berada di dalam kotak amal yang terbuat dari kaca milik Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Yayasan Hayatul Ulum Hantakan. HL mengambil uang dalam kotak amal tersebut dengan cara membuka lubang kunci dari kotak amal dibuka dengan menggunakan gunting. Setelah berhasil membuka kotak amal, uang yang ada didalam kotak amal tersebut langsung digasak oleh HL dengan memasukannya ke dalam kantong plastik kresek warna hitam. Selesai melancarkan aksinya, HL mengajak temannya TR untuk pergi meninggalkan tempat tersebut. Tugas TR sebelumnya adalah berpura – pura membeli buku di toko tersebut untuk mengalihkan perhatian penjaga toko sehingga HL bisa leluasa untuk melakukan tindakan kriminalnya.

Ternyata aksi keduanya terlihat oleh teman dari penjaga toko dan sewaktu kedua tersangka berada di parkiran sepeda motor, penjaga toko bersama temannya segera menghampirinya dan menanyakan tentang hilangnya uang yang berada di dalam kotak amal tersebut. Tetapi kedua tersangka tidak mengakui dan keduanya berusaha melarikan diri, namun pada saat akan melarikan diri, uang hasil curian yang ada di dalam kantong plastik kresek warna hitam yang dibawa tersangka HL terjatuh dan pada saat itu  ada petugas dari Polres HST yang sedang melaksanakan patroli dan kedua tersangka langsung ditangkap oleh petugas yang dibantu oleh masyarakat sekitar. Sehubungan dengan kejadian tersebut penjaga toko mewakili Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Yayasan Hayatul Ulum Hantakan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Hulu Sungai Tengah dan menuntut kedua tersangka sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos, S.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres HST AKP Aris Munandar, S.H.,M.H. mengatakan “Kedua tersangka sekarang berada di sel tahanan Polres HST dan barang bukti uang yang diamankan sebesar satu juta seratus seribu tujuh ratus rupiah). (Hu)