• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Tindak kejahatan dilingkup perairan sering terabaikan, dengan dampak yang membahayakan ekosistem dalam air tersebut hingga menuju kepunahan menjadi ancaman serius untuk penangganannya.

Mengantisipasi hal tersebut, bertempat di Rupatama Polres HST telah dilaksanakan Rapat Pembentukan Forum Komunikasi Penanggulangan Penangkapan Ikan dengan Menggunakan Alat Setrum dan cara illegal, Kamis (11/1/2018) sekitar jam 10.00 Wita.

Kegiatan rapat ini dipimpin oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K, M.H. yang didampingi Waka Polres HST Kompol Sarjaini dan dihadiri oleh Kabag Ops Polres HST, Pasi Ops Kodim 1002/Barabai, Kasat Sabhara, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Para Kapolsek Jajaran, Anggota Polair Polda Kalsel, Kadis Perikanan, Kabag Hukum, Camat Pandawan, Camat LAU dan Camat Haruyan, Pembakal serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutan dan sekaligus membuka acara rapat, Kapolres HST mengatakan bahwa forum ini dibentuk untuk menemukan solusi terkait permasalahan penyetruman ikan sehingga setiap permasalahan terselesaikan.

Adapun penyampaian – penyampaian dari peserta rapat :

1. Camat LAU menyampaikan bahwa akar permasalahan adalah penyetruman ikan sudah menjadi budaya masyarakat. Dilihat dari perubahan topografi 5 tahun terakhir membuat masyarakat sekitar tidak bisa bertani serta pola pikir masyarakat.
2. Pasi Ops Kodim 1002 Barabai menyampaikan bahwa permasalahan setrum ikan sudah lama terjadi dan TNI siap memback up Kepolisian dalam pencegahan maupun penindakan.

3. KA Dinas Perikanan mengatakan kondisi geografis yang ada terutama di Kec. LAU, banyak ditumbuhi tumbuhan liar jenis supan – supan berduri. Tumbuhan ini sangat mengganggu masyarakat dalam mencari kebutuhan sehari – hari, apa lagi dalam hal menangkap ikan secara tradisional.

Diakhir kegiatan Waka Polres HST menutup kegiatan dengan mengajak semua unsur terkait, bila nantinya Tim Penanggulangan Penangkapan Ikan secara illegal sudah dibentuk untuk saling berkoordinasi agar hasil kerja dapat terlihat.

Terkait kegiatan tersebut, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K, M.H. mengatakan, “Rapat ini bertujuan untuk memecahkan akar permasalahan terkait penangkapan ikan dengan menggunakan alat setrum sehingga kedepannya tidak ada konflik sosial maupun tindak pidana. Selain itu permasalahan yang disampaikan dalam rapat, agar segera ditindak lanjuti oleh masing – masing instansi dan kecamatan agar bisa diminimalisir” ungkapnya.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres HST, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres HST, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H., Sabana Atmojo.