• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi dengan tokoh agama dan dalam suasana lebaran, maka Kapolres HST melaksanakan kunjungan sekaligus halal bihalal ke Ponpes Hidayatul Amin yang berada di Desa Batu Tangga Kec. Batang Alai Timur Kab. HST pada Rabu (28/6/2017) sekitar jam 14.00 wita. Pada saat kunjungan ini, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos., S.I.K. didampingi oleh Kapolsek Batang Alai Selatan Iptu Budiyono dan disambut langsung oleh KH.Jakwan yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren.

Disela – sela kunjungannya Kapolres HST menyampaikan kepada Pimpinan Pondok Pesantren bahwa pentingnya mewaspadai dan membentuk daya tangkal atas faham Radikalisme yg sekarang ini makin menyebar baik melalui media sosial maupun paham-paham dari beberapa aliran keagamaan, yang berujung terperosok dalam aksi Terorisme dan menentang pemerintahan yg ada dgn upaya membentuk suatu Khilafah. Bahwa NU dan Muhammadiyah selama ini selalu mendukung pemerintahan sekarang, terutama NU merupakan salah satu Organisasi Islam terbesar yang selama ini telah berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa terutama dalam hal kebhinekaan, dan secara intens menolak faham Radikalisme. Berbagai isu politik diangkat ke publik sehingga menjadi trend di setiap daerah yang berdampak pada Kamtibmas. Perlunya menjaga Toleransi antar umat beragama maupun aliran dengan mengedepankan penyelesaian bila ada permasalahan melalui musyawarah dengan berpegang pada aturan dan perundangan yang ada.

Tidak hanya itu, Kapolres HST juga menitip pesan untuk disampaikan kepada para santri yaitu tentang bahaya dari narkoba.

Menyikapi penyampaikan Kapolres HST, KH. Jakwan menyatakan sikap dan siap untuk mendukung Polres HST dalam menjaga kebhinekaan serta persatuan dan kesatuan bangsa khususnya di Kab. HST serta akan mewaspadai orang-orang asing yang memanfaatkan islam Radikal yang akan memecah belah Indonesia. Masyarakat juga tidak boleh syu’ujun kepada pemerintah. NU menyatakan NKRI Harga Mati dan jangan ada perpecahan.

Sebelum beranjak dari Pondok Pesantren, Kapolres HST memberikan Al Qur’an kepada Pimpinan Pondok Pesantren sebagai ucapan terima kasih atas sambutan serta dukungannya dalam menolak faham Radikalisme di Kab. HST.

Kapolres Hulu Suungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya, S.Sos., S.I.K. mengatakan bahwa, “Kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dan sinegritas dengan Ulama Dan Umara dalam memerangi radikalisme” tegasnya. (Hu)