• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Polres Hulu Sungai Tengah, Masalah penyalahgunaan narkoba bukan merupakan permasalahan yang dibebankan pada aparat penegak hukum saja, dalam hal ini Polri tetapi upaya pemberantasannya tanpa didukung dan dibantu oleh masyarakat yang anti penyalahgunaan Narkoba Polri belum tentu berhasil.

Dalam rangka menindak lanjuti dari kasus peredaran dan penggunaan Narkoba tersebut, maka Sat Narkoba Polres HST melakukan giat penangkapan terhadap pelaku penyalahguna Narkoba, Kamis (20/9/2018) sekitar jam 08.00 Wita.

“Kemarin pagi, Sat Res Narkoba Polres HST berhasil menangkap satu orang pengedar obat jenis zenith” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

Pelaku berinisial TR (32) warga Jalan Perintis Kemerdekaan  rt. 006/003 kel. Barabai Darat Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah. TR ditangkap Sat Narkoba Polres HST karena sering mengedarkan obat jenis zenith.

Kronologis penangkapan pelaku bermula saat anggota dari Sat Res Narkoba Polres HST mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di jalan Ganesya Kel. Barabai Selatan Kec. Barabai ada transaksi jual beli narkoba. Menyingkapi laporan tersebut, maka petugas segera melakukan penyelidikan disekitar TKP.

“Menurut dari keterangan warga, pelaku ini sering menjual belikan obat jenis zenith di wilayah Barabai” jelas Sabana Atmojo.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku berada di depan Hotel Bhima menunggu pembeli. Petugas segera melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu sedang duduk santaidiatas motornya. Kemudian petugas melakukan penggeledahan dan petugas menemukan barang bukti berupa obat zenith sebanyak 90 butir dan 11 butir obat Alprazolam yang disimpan pelaku didalam helmnya.

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti 1 (satu) buah hp merk samsung warna hitam milik pelaku dan uang tunai sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) didalam kantung celana pelaku yang diduga uang hasil penjualan obat sebelumnya. Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Hulu Sungai tengah guna penyidikan lebih lanjut.

“Barang bukti yang diamankan berupa sembilan puluh butir obat jenis zenith, sebelas butir obat jenis alprazolam, uang tiga ratus ribu rupiah dan handphone milik pelaku yang digunakan sebagai sarana berkomunikasi dengan para pembelinya” lanjut Kapolres.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 uu RI No. 35 Thn 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 197 jo 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ayat (2) Sub pasal 62 UU No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika” tegas Kapolres Sabana Atmojo.

Penulis  : Muhammad Husaini

Editor    : Guntur Wahyudi

Publish  : Guntur Wahyudi

Tagline, Polda Kalsel, Polres Hulu Sungai Tengah, Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.